Stage Review

Taking Back Saturday #EmoNightBandung: Malam Penuh Nostalgia

 

Mengawali bulan penuh cinta dengan bernostalgia, kenapa tidak? Sabtu, (3/2) lalu bertempat di Verde Lounge and Resto,  Microgram Entertainment bekerja sama dengan Six Thirty Recordings untuk menggelar acara bernama Taking Back Saturday: #EmoNightBandung. Acara ini merupakan Emo Night kedua yang mereka adakan, setelah kali pertama digelar di Jakarta.

Kalau kamu adalah penggemar musik emo dan mengikuti akun-akun musisi emo di Instagram, pasti kamu sudah tak asing dengan acara Emo Night. Acara ini sudah banyak diadakan di kota besar di dunia, seperti Los Angeles, Boston, bahkan Singapore. Dan kalau di luar negeri sana, pengisi acara Emo Night ini kebanyakan adalah personil band emo itu sendiri, sebut sajat nama-nama seperti Jack Barakat dari All Time Low, atau Ryan Key dari Yellowcard. Percaya atau tidak, yang hadir di acara Emo Night ini pun bukan hanya fans musik emo saja, tapi juga artis besar dunia, sebutlah nama Demi Lovato dan The Chainsmokers. Because everyone once was emo kids, right?

Kembali ke acara #EmoNightBdg, gelaran ini dimeriahkan oleh 3 DJ yang membawakan full lagu-lagu emo yang hits di awal 2000-an. EQ Rickly, Collapse dan HEALS berhasil membuat para penonton yang sudah hadir sejak jam 8 malam berkaraoke ria. Lagu-lagu dari Dashboard Confessional, Story of the Year, The Starting Line, Fall Out Boy, The Used bahkan band emo lama seperti Fugazi pun tidak luput dibawakan.

Yang membuat suasana makin bertambah seru, ‘King of Emo‘ nya Bandung, Yas Budaya dari Alone At Last turut hadir. Seakan enggan menyia-nyiakan kesempatan, Yas maju ke depan panggung dan ikut bersenandung membawakan lagu dari Finch dan At The Drive In. Tak mau kehilangan moment, salah satu DJ malam itu juga memainkan lagu Alone At Last yang berjudul Amarah, Senyum dan Air Mata. Tak mau kalah dari sang vokalis, giliran sang bassist, Trian Mulia alias Ubey At Last mengambil alih microphone dan bernyanyi bersama penonton lainnya.

Tak hanya personel Alone At Last yang eksis malam itu, tapi juga ada Bonny Windra dan Lucky Mizunata dari band Jollyjumper. Mereka berdua tak segan naik ke atas panggung saat DJ memainkan lagu hits mereka, Siklus Tanpa Arah dan menghibur penonton atas kerinduan terhadap band emo Bandung era 2000-an itu.

So far, untuk acara yang baru pertama diadakan di Bandung, #EmoNightBdg terbilang sukses. Para penonton tak ragu mengeluarkan emosi dan energi mereka untuk bernyanyi bersama, bahkan moshing saat lagu kesukaan mereka dibawakan. Akankah ada #EmoNightBdg selanjutnya? Kita tunggu saja!

 

foto oleh Alfi Prakoso

Tags
Show More

Mentari Nurmalia

A writer who loves Hetfield. Sometimes in backstage, sometimes in frontrow

Related Articles

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: