Rock Updates

Hadirkan Forgotten, Limunas Kembali Lagi!

Sebagai perhelatan yang dibuat dengan tujuan untuk bersenang-senang sembari menonton band yang disukai, bisa menginjak angka ke-12 adalah sebuah prestasi tersendiri.

Dari dua belas kali Limunas diselenggarakan, termasuk kali ini, terhitung dua kali Liga Musik Nasional bekerja sama dengan sponsor korporat, sisanya, swadaya. Mengandalkan jaringan pertemanan, meminta dukungan dari kolega, lalu tentu saja mengandalkan penjualan tiket dan merchandise dari acara dan band yang tampil. Artinya, sponsor liga musik nasional adalah band, teman-teman pembeli tiket dan merchandise juga teman-teman panitia yang bersedia bekerja setiap kali limunas diadakan.

Susah? Tidak. Mudah? Tidak juga. Ada banyak hal yang harus diperhitungkan. Setiap kali pertunjukan Limunas diadakan, melihat pertunjukan yang bagus, interaksi penonton dengan band yang terjadi selama pertunjukan berlangsung, melihat semua wajah yang berseri ketika keluar dari gedung pertunjukan, itu adalah sesuatu yang sangat berharga dan memang harus terus diperjuangkan.

Dimulai dari 2011, sampai sekarang 2018, wajah kota telah banyak berubah. Peta pertunjukan juga berubah. Jika dulu Limunas adalah satu dari sekian banyak gigs DIY yang diselenggarakan, sekarang sedikit sekali jumlah pertunjukan yang benar-benar berdiri secara independen. Kami akui, tidak mudah menyiasati biaya pertunjukan yang makin membengkak, ijin pertunjukan yang makin mahal dan juga kebiasaan penonton yang makin dimanjakan dengan tiket pertunjukan yang murah dan banyak juga yang tidak berbayar.

Kali ini, Limunas mengajak Forgotten, salah satu pionir band death metal asal Ujung berung. Mereka punya rencana menyajikan pertunjukan dengan setlist panjang yang jarang terjadi jika mereka tampil dalam format festival. Pertunjukan ini juga sekaligus merayakan tahun ke-24 Forgotten malang melintang di dunia musik keras dan juga menyajikan seluruh lagu dalam album terbaru mereka, Kaliyuga. Selain itu, mereka juga akan meluncurkan buku tabulatur gitar dan drum dari album Kaliyuga. Untuk menemani Forgotten, ada Godplant, unit sludge rock dari Jakarta yang baru saja meluncurkan album mereka, Turbulensi.

Nah, masih perlu alasan apa lagi untuk menghadiri gelaran Limunas kali ini? Ketemu dan pesta kita di moshing pit?

Tags
Show More

Related Articles

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: