Interview

Boyzone Bicara Soal Culture Shock di Indonesia dan Rencana Mereka Setelah Bubar

25 tahun bukanlah perjalanan karir yang sebentar. Band beranggotakan Keith Duffy, Mikey Graham, Ronan Keating, dan Shane Lynch ini memutuskan untuk undur diri dari panggung musik yang telah membesarkan namanya hingga ke seluruh penjuru dunia.

Di tengah rangkaian tur Asean yang sedang dijalani oleh Boyzone, kepada Rock Stage Journal mereka berbagi cerita mengenai culture shock ketika bertandang ke Indonesia. Ronan Keating mengungkapkan jika mereka senang sekali tiap kali mampir ke Asia.

“Asia beda sekali dengan Eropa. Kita merasa layaknya superstar, ada banyak bodyguard yang mendampingi. Sedangkan di negara asal kita tidak seperti itu,” paparnya.

Ronan juga menambahkan, untuk di Asia, Indonesia menjadi negara terbaik ketika menggelar konser di sini. “Kami datang dari kota kecil di Irlandia, hingga akhirnya bisa keliling dunia. Di Asia, Indonesia menjadi negara terbaik. Kami sempat culture shock karena banyaknya penggemar yang kerap menjemput kami di bandara setiap kali datang ke sini. Hal ini akan menjadi memori terindah khususnya untuk saya,” kata Ronan haru.

Walaupun harus bubar sebagai grup band. Namun, masing-masing personel sudah mempunyai rencana sendiri untuk kedepannya. “Kita sudah ada sampai di titik ini, kita merasa sudah cukup, karena telah memiliki kesibukan masing-masing. Setelah tur perpisahan ini selesai, saya akan menghabiskan waktu bersama keluarga,” ujar Ronan Keating.

Berbeda dengan Ronan, Keith Duffy memilih untuk tetap bermusik selepas tidak lagi tergabung bersama Boyzone. “Saya masih akan lanjut bermusik dengan Boyzlife,” tuturnya. Boyzlife sendiri merupakan proyek yang dikerjakan Keith bersama ex-personel Westlife

Sementara itu, Mikey Graham menilai bahwa rangkaian tur konser perpisahan ini akan menjadi momen yang begitu berkesan. “Memang butuh waktu yang lama untuk dapat kembali bersama lagi. Konser perpisahan ini akan jadi kenangan terbaik setelah kami berpisah nanti,” beber Mikey.

Boyzone sendiri rupanya telah menyiapkan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan konser ini. Mereka mengaku tidak sabar untuk bertemu langsung dengan para penggemarnya di negara Asean lainnya.

“Ini adalah 25 tahun yang berharga dari kami. Keliling dunia sebagai teman dan sahabat. Setelahnya, ini akan menjadi kenangan yang baik untuk kami,” tambah Ronan Keating.

‘Boyzone Asean Tour 2018’ akan menjadi rangkaian tur terakhir mereka di Asia setelah 25 tahun berkiprah di dunia musik. Pada awal 2019 nanti, Boyzone akan kembali menggelar tur perpisahan bertitel ‘Boyzone Thank You & Goodnight The Farewell Tour 2019’ yang akan mengunjungi beberapa kota di Inggris.

Mereka berterima kasih kepada para penggemarnya di Indonesia yang selama ini telah mengikuti perjalanan panjang Boyzone. Setelah bermain di Bandung dan Yogyakarta, masih ada satu kota terakhir di Indonesia yang akan didatangi oleh Boyzone. Mereka akan tampil di Surabaya pada 23 Agustus mendatang.

Tags
Show More

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d bloggers like this: